Jakarta -PT Nissan Motor Indonesia (NMI) untuk pertama kalinya ikut berpartisipasi di ajang balap virtual dan nyata, Nissan GT Academy. Ajang Nissan GT Academy ini merupakan bentuk kerja sama antara Nissan Global dengan PlayStation.
General Manager of Marketing Strategy and Product Planning PT NMI, Budi Nur Mukmin mengatakan, keikutsertaan Indonesia di Nissan GT Academy ini akan memberikan kesempatan kepada pecinta game balap Indonesia untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang pebalap profesional.
"Ini adalah kesempatan besar, Indonesia memiliki kesempatan besar, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa, kami yakin keikutsertaan Indonesia di ajang Nissan GT Academy akan semakin memanaskan persaingan dalam perebutan gelar juara Nissan GT Academy International Racer," ujar Budi di mal Taman Anggrek, Jakarta, Selasa (28/4/2015).
Budi yakin, melalui ajang ini Indonesia akan memiliki pebalap dunia. Sebab, sejak pertama kali diadakan pada 2008 lalu, Nissan GT Academy telah melahirkan pebalap profesional di seluruh belahan dunia.
Sebagai contoh, Lucas Ordonez dan Jann Mardenborough, pemenang Nissan GT Academy sukses menjadi seorang pebalap profesional. Mereka akan mewakili Nissan di ajang balap ketahanan Le Mans 24 Jam.
Di Nissan GT Academy ini, gamers dari Indonesia akan mengikuti kompetisi virtual dan kompetisi balap sesungguhnya. Sebanyak 20 orang pemenang Nissan GT Academy Live event dan Nissan GT Academy online competitions akan berkompetisi pada tahap Nasional Final yang digelar pada 30 Juni sampai 1 Juli di Sirkuit Internasional Sentul.
Setelah itu, akan disaring lagi hingga mendapatkan enam pemenang dari Nissan GT Academy Indonesia yang akan melaju ke GT Academy International Race Camp di Silverstone, Inggris. Mereka akan bersaing dengan kontestan dari negara lain untuk memperebutkan gelar juara GT Academy International Racer dan menjadi pebalap profesional Nissan berikutnya.
Nantinya, para gamers yang siap menjadi pebalap profesional bakal dilatih agar bisa menjadi pebalap sesungguhnya. Jadi gamers yang tidak memiliki pengalaman membalap masih memiliki kesempatan menjadi pebalap sesungguhnya.
"Dari ajang ini kita harapkan siapa pun bisa jadi pebalap profesional sesungguhnya. Kita memberikan kesempatan kepada orang yang bukan siapa-siapa yang mungkin awalnya hanya pelajar dan sebagainya untuk mewujudkan mimpinya menjadi pebalap profesional," kata Budi.
Simak Berita Jam 19.13 Malam :
- Dalam Setahun Nissan Jual 40.000 Mobil di Indonesia
- Nissan Lannia Tidak Untuk Indonesia
- Juara Nissan GT Academy di Latih Mantan Pembalap F1
- Prius si Mobil "Ramah Lingkungan"
- Toyota Melaju dalam Kesuksesan
- Toyota Prius Lebih Besar dan Irit dari Generasi Kedua

EmoticonEmoticon