Honda : "Wait and See", Dikarenakan Dollar Meningkat

6:45 PM

Jakarta -Nilai tukar rupiah terhadap dolar mencapai lebih dari Rp 13 ribu. Meski begitu, PT Astra Honda Motor belum berencana untuk menaikkan harga setiap produknya.

"Rasanya semua bisnis akan terkena gitu (imbas). Tapi sampai saat ini kita belum menaikan (harga jual-Red)," kata GM Honda Customer Care Center (HC3) AHM Istiyani Susriyati, disela-sela Jambore Nasional Republik BeAT, di Waterboom Ternate, Maluku Utara, Sabtu (14/3/2015).

"Tetapi kita harus liat juga sampai dimana kenaikan itu (tingginya dolar-Red). Apakah ini insidental atau akan memiliki efek yang panjang. Jadi kita wait and see," lanjutnya.

Menurut Isti, secara market share Honda masih memimpin. Meski begitu ia mengaku belum tahu mengenai data penjualan terbaru pasca nilai nukar dolar yang semakin tinggi.

"Saat ini penjualan kita 67,8 persen. Secara market share kita masih memimpin, tentu saja semuanya kita wait and see," jelas Isti.

Simak Berita Otomotif Kami :

  1. Harley Tarik 54 Ribu Motor di Karenakan Kopling dan Reflektor Rusak
  2. Ekonomi Terpuruk, Penjualan Motor Bekas 'Anjlok'
  3. Masalah Ahok-DPRD Menjadikan Penjualan Motor Menjadi Lesu
  4. New Vario 150 'Disikat Habis' di Jakarta-Tangerang
  5. Penjual Motor Bekas Berharap Pada Lebaran

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »